Diabetes,
hipertensi, radang sendi, asam urat, gagal ginjal, stroke, dan istilah lainnya
sering kali kita dengar dan saksikan sendiri bagaimana anggota keluarga kita
terkena dan menderita akibat penyakit tersebut. Pada dasarnya penyakit
metabolik itu tidak dapat disembuhkan secara total, artinya kita tidak dapat
memperoleh fungsi normal dan lebih sehat dari sebelumnya saat kita sudah
terkena penyakit tersebut. Penyakit metabolik, karena berhubungan dengan proses
metabolisme di tubuh berarti peranan penting terjadinya ditentukan oleh
BAGAIMANA KITA MAKAN/MINUM dan BAGAIMANA KITA MENGGUNAKAN ENERGI KITA. Aktifitas
merupakan kegiatan rutin bagi manusia terutama bagi manusia yang bekerja. Berjalan,
bergerak, bernapas, berdiskusi dan lainnya merupakan kegiatan fisik manusia
yang mampu mengefektifkan sumber energi yang sudah masuk di dalam tubuhnya. Akan
tetapi kenapa masih saja bisa terkena penyakit metabolik? Pertanyaan selanjutnya
adalah, sudahkah kita mengontrol jenis makanan/minuman yang masuk ke dalam
tubuh kita? Apakah sudah cukup seimbang antara makanan/minuman yang masuk dengan
aktifitas/energi yang kita keluarkan?
Menyikapi
proses manajemen asupan makanan/minuman kita, kita sepakati proses manajemen
asupan makanan/minuman disebut dengan diet. Diet merupakan hal yang mudah-mudah
sulit. Kok bisa?mudah karena saat bersemangat kita bisa melakukannya dengan
baik, akan tetapi bagian tersulitnya adalah bagaimana kita bertahan dan melakukan
evaluasi terhadap proses diet kita. Salah satu program diet terbaru yang
memiliki hasil baik dan direkomendasikan oleh organisasi kesehatan di Dunia
seperti American Heart Association, dan lainnya adalah diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).